Good Corporate Governance

PELAKSANAAN TATA KELOLA TERINTEGRASI

Pelaksanaan praktik prinsip-prinsip Tata Kelola Terintegrasi Konglomerasi Keuangan Grup didasarkan pada peraturan-peraturan yang diterbitkan oleh Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan sebagai berikut:

  • POJK No. 18/POJK.03/2014 tanggal 18 November 2014 tentang Penerapan Tata Kelola Terintegrasi Bagi Konglomerasi Keuangan;
  • SEOJK No. 15/SEOJK.03/2015 tanggal 25 Mei 2015 tentang Penerapan Tata Kelola Terintegrasi Bagi Konglomerasi Keuangan;
  • POJK No. 55/POJK.03/2016 tanggal 7 Desember 2016 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum;
  • SEOJK No. 13/SEOJK.03/2017 tanggal 17 Maret 2017 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum;
  • POJK No.45/POJK.03/2015 tanggal 28 Desember 2015 tentang Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum;
  • SEOJK No.40/SEOJK.03/2016 tanggal 26 September 2016 tentang Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi Bagi Bank Umum.

Selain itu pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi Konglomerasi Keuangan Grup juga berlandaskan pada beberapa prinsip dasar, yaitu:

  1. Transparansi, keterbukaan dalam mengemukakan informasi yang material dan relevan serta keterbukaan dalam proses pengambilan keputusan.
  2. Akuntabilitas, kejelasan fungsi dan pelaksanaan pertanggungjawaban organ dalam Konglomerasi Keuangan sehingga pengelolaan perusahaan berjalan secara efektif.
  3. Pertanggungjawaban, kesesuaian pengelolaan Entitas Utama dan Lembaga Jasa Keuangan dengan peraturan perundang-undangan dan prinsip-prinsip pengelolaan yang sehat.
  4. Independensi, pengelolaan Konglomerasi Keuangan secara profesional tanpa pengaruh atau tekanan dari pihak manapun.
  5. Kewajaran, keadilan dan kesetaraan dalam memenuhi hak-hak pemangku kepentingan yang timbul berdasarkan perjanjian dan peraturan perundang-undangan.

Tata Kelola Terintegrasi telah menjadi perhatian khusus Bank dan PT RIF agar pelaksanaannya selalu berkesinambungan dari waktu ke waktu. Hingga tahun 2016, pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi di Bank berfokus untuk merealisasikan tujuan-tujuan utama sebagai berikut:

  1. Meningkatkan kinerja Bank dan PT RIF melalui peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia yang pada akhirnya akan berdampak pada meningkatnya pelayanan pada pihak-pihak yang berkepentingan dengan Bank, yang tidak hanya terbatas pada nasabah, melainkan juga regulator: OJK/BI, Pemerintah, Karyawan serta Pemegang Saham.
  2. Meningkatkan pengawasan aktif Dewan Komisaris dan tanggung jawab Direksi dalam menerapkan prinsip kehati-hatian dalam menjalankan operasional perbankan.
  3. Meningkatkan peran seluruh organ tata kelola untuk melindungi Bank dan PT RIF dari potensi tuntutan hukum, sanksi dan risiko reputasi yang disebabkan oleh ketidaktaatan Bank dan PT RIF terhadap peraturan-peraturan yang berlaku.

Bank dan PT RIF sangat memahami bahwa tingkat kepercayaan investor, nasabah dan masyarakat sangat menekankan pada layanan, etika serta kualitas yang baik, profesional dan proporsional yang terlindungi dari praktik penyimpangan usaha. Oleh karena itu, sebagai Konglomerasi Keuangan yang sinergis, Bank dan PT RIF terus meningkatkan konsistensi penerapan praktik-praktik terbaik serta kepatuhannya terhadap peraturan perundangundangan serta nilai-nilai etika yang berlaku pada industry jasa keuangan. Melalui upaya tersebut Bank berharap untuk menjadi sebuah entitas yang dapat diandalkan oleh perusahaan-perusahaan Jepang dan Indonesia.

 

SISTEM KEPATUHAN

Untuk mewujudkan terlaksananya budaya kepatuhan pada seluruh tingkatan organisasi dan kegiatan usaha, Bank Resona Perdania membentuk Divisi Kepatuhan sebagai unit independen yang tidak terkait dengan unit kerja lainnya dan berfungsi menjamin pelaksanaan prinsip-prinsip kepatuhan di seluruh jenjang organisasi serta menegakkan budaya kepatuhan. Divisi Kepatuhan bertanggung jawab langsung pada Direktur yang Membawahkan Fungsi Kepatuhan yang telah ditunjuk. Pelaksanaan sistem kepatuhan juga diawasi oleh Dewan Komisaris dengan mengevaluasi pelaksanaannya serta memberikan nasihat dan saran-saran untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan fungsi kepatuhan. Alur kerja sistem kepatuhan di Bank Resona Perdania dapat terlihat pada bagan berikut:

download